TIPS MENENTUKAN HARGA TULISAN ATAU NASKAH


naskah-jual-puttus

Kelemahan Perhitungan Berdasar Jumlah Halaman

Bagi penulis buku (modul, diktat, tutorial dll) apapun bidang ilmunya, biasa jika jual putus tulisannya di hargai berdasar jumlah halamannya, bukan? Semakin banyak halamannya, makin mahal nilai rupiah naskah tersebut. Dengan cara menilai seperti itu, maka penulis naskah berusaha memperbanyak halaman, dengan akal-akalan seperti:
1. Memperbesar ukuran huruf (font size)
2. Memilih huruf / font yang lebar.
3. Memperbesar spasi antar baris.
4. Memperbesar gambar.
5. Memperbesar jarak antar gambar dan teks.
Tapi bagi pembeli naskah tentu tidak mau menghargai mahal tulisan yang tidak padat tersebut. Dan akan berusaha menawar dan melayout naskah agar jumlah halaman lebih sedikit, dengan cara:
1. Memperkecil huruf
2. Memilih huruf yang pipih (condensed)
3. Merapatkan spasi antar baris
4. Memperkecil gambar.
5. Jarak gambar dan teks lebih padat dengan text wrap.
Karena acuan jumlah halaman tersebut, sering terjadi ketidaksepakatan atau ketidakcocokan harga. Penulis biasanya tersinggung jika ditawar murah, akibatnya malas untuk menulis buku berikutnya. Di pihak pembeli naskahpun wajar jika ingin mengambil keuntungan sebesar-besarnya.

Perhitungan Berdasar Jumlah Huruf dan Gambar

Untuk menghindari hal tersebut maka cara yang lebih adil (fair) yaitu menghargai naskah bukan berdasar jumlah halaman tetapi jumlah huruf dan jumlah gambar. Dengan cara seperti itu penulis tidak akan melakukan markup seperti point di atas. Begitu pula pembeli naskah tidak akan melakukan markdown. Tapi masalahnya akan sulit menghitungnya apalagi menghitung gambar. Namun demi kesepakatan bisnis dan hubungan keberlanjutan kedua pihak, maka cara ini bisa digunakan.

Bagaimana cara menghitungnya?

1.Menghitung huruf.

Ini sih mudah, di Microsoft Word dan software text processor lain. Anda bisa melihatnya di menu File > Properties atau di klik kanan file *.doc atau *.docx tersebut di explorer. Dari sini saja kita sudah bisa membuat kesepakatan, misal perhuruf dihargai Rp.10,- atau berapapun. Misal penulis membuat naskah sejumlah 9000 huruf, bisa dihargai 9000 x 10 = Rp.90.000,-. Ini setara dengan mengetik full text A4 font 12 point dengan spasi satu antar barisnya. Penulis akan sulit mencurangi jumlah huruf, karena bisa merubah arti kalimat dan cukup memeras otak. Penambahan kalimat atau kata yang tidak perlu bisa mengurangi kredibiltas penulis.

Image Image

2. Menghitung gambar.

Nah kalau ini perlu perjuangan dan pengetahuan lebih. Jika naskah anda mengandung gambar, rubah dulu naskah ke web *.html dengan klik menu File > Save As Web Page. Maka akan ada folder image yang berisi banyak gambar. Jumlah file gambar tersebut 2 kali dari aslinya. Jika ada 130 file gambar *.jpg *.gif atau *.png maka naskah tersebut mengandung 65 gambar.

Image

Jika 1 gambar dihargai Rp.10.000,-, maka jika ada 65 gambar nilai gambar = Rp.10.000 x 65 = Rp.650.000. Mengapa harganya Rp.10.000? Karena ada pepatah 1 gambar bisa mewakili 1000 kata. 1 kata kita asumsikan 10 huruf.

Contoh Perhitungan:

Dengan demikian bila naskah anda berisi 50.000 huruf dan 50 gambar maka:
– Teks: 50.000 x Rp.10 = Rp.500.000.
– Gambar: 50 x Rp.10.000 = Rp. 500.000 ,
jadi total Rp. 1.000.000,-.
Ini setara dengan 50 halaman A4 dengan huruf 12 point 1 spasi.

Angka – angka tsb hanya asumsi saja. Untuk nilai yang sebenarnya silakan didiskusikan lebih lanjut. Semoga bermanfaat.

Satu pemikiran pada “TIPS MENENTUKAN HARGA TULISAN ATAU NASKAH

  1. Mau tanya pa kalau mau kirim artikel supaya dapat duit, tapi situsnya lokal dan tutorialnya berbahasa inggris kemana ya? Mohon infonya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s